AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KUNYIT (Curcuma domestica Val.) DAN EKSTRAK ETANOL BAWANG PUTIH TUNGGAL (Allium sativum L.) TERFERMENTASI
Sari
Tubuh dilindungi dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas melalui penggunaan antioksidan. Salah satu sumber alami antioksidan yang telah banyak diteliti adalah kunyit (Curcuma domestica Val.) dan bawang putih tunggal (Allium sativum L.). Kunyit, dengan senyawa aktifnya yaitu kurkumin, telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional karena sifat antioksidannya. Bawang putih tunggal yang telah difermentasi menunjukkan peningkatan aktivitas antioksidan dibandingkan dengan bentuk segarnya. Bawang putih yang telah difermentasi, dikenal juga sebagai black garlic, mengandung senyawa aktif seperti S-allyl cysteine (SAC) yang memiliki potensi antioksidan lebih tinggi dibandingkan bawang putih segar. Kombinasi ekstrak kunyit dan bawang putih tunggal yang telah difermentasi dapat memberikan manfaat sinergis yang lebih besar dibandingkan penggunaan salah satu bahan saja. penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi sinergis dari kombinasi kedua ekstrak tersebut dengan melihat aktivitas antioksidannya. Aktivitas antioksidan ekstrak ditentukan dengan metode penangkalan radikal 2,2 diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH). Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol black garlic dan kunyit memiliki IC50 masing-masing ekstrak etanol black garlic yaitu 92,25 µg/mL; ekstrak etanol kunyit yaitu 28,71 µg/mL; kombinasi ekstrak etanol black garlic dan ekstrak etanol kunyit dengan perbandingan 1:1 yaitu 60,95 µg/mL; dan asam askorbat yaitu 5,39 µg/mL. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa ekstrak etanol kunyit memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak etanol black garlic, namun tidak lebih tinggi daripada asam askorbat sebagai kontrol positif.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDF (English)Referensi
Choi, S. H., Kim, H. J., Lee, Y., & Seong, J. H. (2016). The effect of fermentation on the antioxidative, antimicrobial, and anticancer activities of garlic. Journal of Food Science, 81(9), 2015-2022.
Chu Yuan, S., & Iskandar, Y. (2018). Studi kandungan kimia dan aktivitas farmakologi tanaman kunyit. Farmaka, 16(2), 123–130.
Huliselan, D. (2015). Pengaruh variasi perlakuaan segar dan simplisia rimpang kunyit terhadap aktivitas antioksidan dan kadar fenol total. Diakses dari [link].
Kimura, S., Tung, Y. C., Pan, M. H., Su, N. W., Lai, Y. J., & Cheng, K. C. (2017). Black garlic: A critical review of its production, bioactivity, and application. Journal of Food and Drug Analysis, 25(1), 62-70.
Kunnumakkara, A. B., Bordoloi, D., Harsha, C., Banik, K., Gupta, S. C., & Aggarwal, B. B. (2018). Curcumin mediates anticancer effects by modulating multiple cell signaling pathways. Clinical Science, 131(15), 1781-1799.
Lee, S. M., Lee, J. W., & Lee, S. Y. (2019). Fermentation process enhances the antioxidative and immunomodulatory properties of medicinal herbs. Journal of Medicinal Plants Research, 13(4), 89-98.
Mousavi, Z. E., Mousavi, S. M., Razavi, S. H., Emam-Djomeh, Z., & Kiani, H. (2018). Fermentation of pomegranate juice by probiotic lactic acid bacteria. World Journal of Microbiology and Biotechnology, 27(1), 123-128.
Park, S. Y., & Jeong, C. S. (2020). Synergistic antioxidant activity of herbal combination. Pharmacognosy Magazine, 16(71), 87-93.
Prasad, S., Gupta, S. C., Tyagi, A. K., & Aggarwal, B. B. (2019). Curcumin, a component of golden spice: From bedside to bench and back. Biotechnology Advances, 32(6), 1053-1064.
Rohman, A. (2007). Aktivitas antioksidan ekstrak etanol rimpang kunyit.
Ryu, K., Ide, N., & Matsuura, H. (2016). Health benefits of fermented foods: Microbiota and beyond. Current Opinion in Biotechnology, 44, 94-102.
Yanuarti, MS., Anwar, E., & Hidayat, T. (2017). Uji aktivitas antioksidan pada ekstrak etanol kunyit menggunakan metode DPPH.
DOI: http://dx.doi.org/10.47653/farm.v12i1.776
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.

Jurnal Farmagazine is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
Alamat Redaksi: Jln. KH Syekh Nawawi (Raya Pemda) KM. No. 4, Mata Gara, Kec. Tigaraksa, Tangerang, Banten 15720
Email: lppm@stfm.ac.id
Indexed By